Jumat, 30 Maret 2012

:)

desiran itu masih terasa setiap kali aku melihat online chatnya menyala. ingin sekali segera kubuka pembicaraan itu denganya, menceritakan hal-hal kecil yang selama ini selalu kusimpan, menyanyikan puluhan lagu yang telah ku karang, lalu melakukan hal-hal kecil nan bodoh yang akan slalu dikenang... cinta kawan, terkadang kau tidak pernah tau bagaimana semua itu bisa terjadi tepat di hadapanmu...
perasaan berani sekaligus takut,
perasaan kokoh namun juga rapuh,
tak pernah terpikir jelas di benakku apa itu cinta. satu-satunya hal yang aku tahu tentang cinta itu adalah ketidak tahuan itu sendiri. dan di sinilah aku. duduk terpaku di hadapan layar 12 inchi sambil beberapa kali terpaku melihat daftar online chat itu. payah, aku selalu berusaha berlaku ceria dan biasa di hadapanya menyambutnya dengan senyuman dan kondisi ceria terbaik yang bisa kumiliki untuk meyakinkan semua akan baik-baik saja... haha begitulah kawan kondisi hatiku belakangan ini.

sepoi angin masih menghanyutkan lamunanku sore itu. sebuah barcode yang masih tergantung di sekuntum bunga melati imitasi berkibar lembut mengikuti desiran angin itu. terombang-ambing seperti perasaanku saat ini... haisshhh... kok jadi curcol haha... tak apa ikuti saja ceritanya semoga ada manfaat yang bisa kalian dapat nantinya ;p

seperangkat meja dan kursi makan kecil tampak serasi menghiasi balkon teras kos yang nyaman itu. sebuah lilin kecil tampak menghiasi meja kayu itu. begitu juga melati imitasi tadi dengan vas kaca transparantnya. pikiranku masih tertinggal di layar 12 inchi itu saat david datang dan duduk di hadapanku. pembicaraan telah berjalan sekian lama tapi fikiranku masih saja belum menyusulku untuk duduk dan berdiskusi di balkon ini. jujur kawan, saat itu setiap kata-kata dan kenyamanan yang aku rasakan saat duduk menikmati desiran angin di sini, hanya membuat pikiranku semakin kuat dalam merekonstruksi khayalan-khayalan indah dengan tema 'bagaimana jika aku...' dan 'bagaimana jika dia..' entahlah semua perasaan ini semakin menggangguku.

"kamu ada masalah ya?" kata david mengamati tingkahku yang nampak tak fokus. aku terus berusaha menutupinya dengan senyum sambil beberapa kali memberikan pendapat kosong dalam diskusinya. percuma. hal itu tidak berhasil. hingga pada akhirnya aku memutuskan untuk menceritakan sedikit hal ini padanya, setidaknya dengan demikian pikiranku bisa berada di forum diskusi ini.

"vid... boleh sharing sedikit?" kataku memotong pembicaraanya yang sedari tadi hanya lewat begitu saja di telingaku. sejenak ia terdiam dan mengamatiku, memahami bahwa dugaanya tadi benar.
"boleh tau konteksnya apa?" katanya sopan. dengan malu-malu aku mengatakanya...
"hati vid..." kataku sambil mngalihkan pandangan.
"hmm jadi itu yang bikin kamu terlihat gak nyaman?... aku punya tips buatmu" entah kenapa seketika itu pula pikiranku yang sedari tadi sibuk tiba-tiba datang dan memberikan kemampuan untuk fokus terhadap setiap kata-katanya.

"jangan taruh kebahagiaanmu pada orang lain...."
DEG! satu kalimat itu saja telah membuatku, fikiran dan hatiku mengangguk setuju lalu mengintrepertasikanya dengan luas.
aku terdiam. Dia juga diam memberiku waktu untuk memaknai kata-katanya. selama ini aku hanya menghawatirkan beberapa hal yang tak pernah terjadi. 

"kebahagiaan itu sudah ada di kamu, jangan taruh di orang lain, dengan demikian tidak ada alasan untuk merisaukan hal-hal" aku tahu.. aku tahu itu, aku hanya tidak bisa menyampaikanya dengan benar. itulah kuncinya. aku rasa apa yang membuatku gelisah selama ini adalah karena aku belum menemukan prespektif itu. dan sejak saat itu aku menyadari satu hal, bahwa sebenarnya kegelisahan itu datang karena ketidak mengertian kita terhadap sesuatu.

keesokan harinya lagi-lagi david  memberiku renungan dengan memampang sebuah tulisan di timelineku...
 "love when you ready, not when you lonely", susunan kalimat itu sempat menghenyakkanku. perlahan aku merenungkanya. apakah aku telah mencintai sesuatu dengan benar...

akan tetapi tak lama setelah itu, perlahan aku tersenyum. aku teringat kata-kata mas Deny dalam sebuah diskusi.tentang bagaimana cara kerja otak manusia. saat itu aku bertanya tentang jati diri seseorang, bagaimana mereka bisa menyadari kalau mereka telah menemukan jati dirinya. 
"jati dirimu itu adalah kamu saat ini, jangan dicari kemanapun, karena ketika kamu mencarinya selamanya kamu akan merasa sedang mencarinya"dan begitu juga dengan pernyataan dari david tentang kesiapan. dengan yakin aku melantangkanya

"aku mencintainya karena aku siap" kataku dalam hati.
ya aku siap, bukan karena aku harus mengatakanya agar aku terlihat siap tapi karena aku tau tidak ada manusia yang benar-benar siap. di lain pihak aku pernah mendapat nasihat bahwa hidup bukan perihal tentang menemukan jati diri, melainkan menciptakan jati diri itu sendiri. dan jauh dalam hati kecilku aku yakin, perasaanku ini bukan masalah tentang 'menemukan' kebahagiaanku di dalam dirinya, namun semua ini tentang 'menciptakan' kebahagiaan saat bersamanya. 

pada akhirnya aku mencapai sebuah kesimpulan yang sederhana, kita hanya perlu menyayangi diri kita lebih, karena setiap manusia itu terlahir karena tuhan telah memberikan peran bagi mereka untuk melakukan sesuatu di dunia ini. yah itulah yang dikatakan master hipnosis itu. dan ketika kita telah menyadari kekuatan hati kita maka tidaklah sulit bagi kita mengatakan bahawa alasan kita untuk hidup adalah untuk memberi manfaat...

"bukan bagaimana dunia mencintaimu, tapi semua ini tentang bagaimana sikapmu agar kau dicintai dunia" itulah kata-kata yang membuatku mengerti... bahwa hidup ini bukan tentang bagaimana kita mencintai sesuatu dengan mengorbanakan segala yang kita punya tentang waktu, tenaga, dan pikiran. akan tetapi bagaimana kita menemukan cara untuk lebih mencintai diri kita dengan menyikapi berbagai persoalan dengan sudut pandang dan cara yang lebih berkualitas....

aku sudah bahagia begini adanya, hanya saja aku akan lebih bahagia jika bersamanya. aku tidak sedang berhenti atau menyerah. mungkin ini semua akan terlihat sebagai usaha meruntuhkan dinding yang kokoh dengan sebuah lumpur. mungkin dinding itu tidak akan roboh, tapi setidaknya lumpur itu akan membekas di sana. karena lumpur itu adalah bahasaku, usahaku, keceriaanku, dan senyumku yang kusampaikan dengan cara yang sama dan aku percaya dengan cara yang sama, dia akan memahaminya.

cintai dirimu dengan lebih, karena bagaimana orang lain akan mencintaimu jika kau tak melakukanya untukmu sendiri...

"aku tidak perlu merisaukan apapun, aku hanya bahagia melakukan semua yang kusukai. sampai sejauh ini aku masiih melihat tujuanku dengan jelas, karena aku yakin semuanya akan baik-baik saja...

Jumat, 09 Maret 2012

Benarkah Cinta Itu Buta? Inilah Penjelasan Ilmiahnya

 "Cinta itu buta". Kata-kata itu sering diungkapkan seseorang ketika mereka dilanda asmara, gandrung atau merasa apa yang mereka lakukan benar. Tentu atas nama cinta.


Berpuluh-puluh tahun mantra itu dipercaya. Namun, tidak satu pun yang bisa menjelaskan secara ilmiah. Ilmuan dari University College London, Inggris, telah menguji dan membuktikan mantra itu benar.

Sang ilmuan mendeteksi area otak yang diaktifkan ketika seseorang ada dalam kondisi romantis atau merasakan cinta. Di saat yang sama, aktivitas area lain otak sedang tertekan. Bagian ini memengaruhi pikiran kritis seorang manusia.

Perasaan cinta menekan aktivitas saraf yang berhubungan dengan penilaian kritis terhadap orang lain. Ketika seseorang jatuh cinta, ia kehilangan kemampuan mengkritisi orang yang dicintai. Ini yang menyebabkan seseorang sering salah mengambil keputusan ketika sedang jatuh cinta.

Menjadi buta ketika mencinta bisa karena seseorang selalu mengingat hari-hari pertama dengan pasangan. Indah, dan berjalan amat menyenangkan. Inilah yang membuat cinta itu buta.

Area otak yang diaktifkan oleh rasa cinta menghasilkan rasa euforia. Fakta ini menjelaskan kekuatan cinta romantis memotivasi kegembiraan.

Kapan Seharusnya Kamu Menyudahi Hubungan Percintaan?



1. Kamu Berantem 3 Menit Sekali

Berantem dalam sebuah hubungan percintaan itu pada dasarnya hanyalah kerikil-kerikil kehidupan. Tapi kalo kamu udah berantem tiap 3 menit sekali…Itu namanya gak sehat sih. Lama-lama kalian juga pasti capek dan ujung-ujungnya jadi males ngomong satu sama lain gara-gara takut berantem. Kalo udah gini ngapain dilanjutin hubungannya?

2. Dia Mulai Cemburu Berlebihan Sama Siapapun

Cemburu-cemburu dikit sih OK lah ya. Tapi kalo dia mulai cemburu berlebihan terhadap siapapun dan apapun yang ada di sekitar kamu…Misalkan cemburu sama mama kamu, adik kamu, pembantu, dosen, anjing atau kucing peliharaan kamu, cewek/cowok yang nge-add kamu di fb, sama gitar yang kamu mainin setiap hari, online game bahkan sama celana boxer yang kamu pake setiap hari…Itu agak kurang bener sih.

3. Dia Selingkuh Sama Orang Lain

Ya iyalah, moso kamu mau dimadu. Yah, ada juga sih orang yang selingkuh karena khilaf. Tapi itu tetap harus dipertanyakan juga sih, gimana ceritanya kok bisa sampe khilaf terus selingkuh. Ya pokoknya kalo pacar kamu selingkuh, default command-nya sih putus aja lah.

4. Pacar Kamu Punya Rahasia yang Terlalu Kelam

Seperti misalnya dia cowok tapi suka pake celana dalam cewek, atau dia (ngakunya) cewek tapi ternyata tiap pagi cukur jenggot atau misalkan ternyata dia agen rahasia sekaligus pembunuh bayaran. Serem juga sih.

5. Becandaan Dia Mulai Ekstrim

Kalo tadinya dia cuma suka ngelitikin kamu aja, sekarang hobinya dia nyetrum kamu pake raket nyamuk, lempar piring, dan nyiprat-nyipratin kamu pake air keras. Ini agak ekstrim sih. Sebelum ada yang nangis, mending putus aja.

6. Dia Nyomot Bagian Terenak dari Makanan Kamu

Seperti misalnya kulit ayam KFC atau daging wagyu yang sengaja kamu sisain belakangan karena kamu mau ngabisin sayurnya duluan. Dan dia melakukannya dengan sengaja. Itu namanya bukan cinta. Itu kriminal. Dia harus diputusin dan dimasukin penjara.

filem n cewek



Suka Chick Flick / Romantic Comedy

Film-film kayak: The Ugly Truth, Life As We Know It, Sex and The City, Valentine’s Day
Berarti: Cewek itu adalah seorang hopeless romantic. Ya belum tentu hopeless sih sebenernya, tapi pasti merupakan tipe cewek yang mengharapkan sebuah hubungan romantis yang bakal berakhir happy seperti di film-film yang ditontonnya. Pada umumnya cewek-cewek ini gampang banget nangis kalo nonton film dan ini adalah tipe-tipe cewek yang suka mengeluarkan komentar, “Aaaaaa…coo cwiiiiitttt!!!”

Suka Fantasy / Animasi

Film-film kayak: Ice Age, Narnia, Finding Nemo, Harry Potter
Berarti: Cewek ini agak kekanak-kanakkan. Bukan berarti selalu kekanak-kanakkan dalam hal yang buruk seperti kalo makan harus disuapin atau masih ngompol ya, bisa aja dia seseorang yang sangat dewasa dan mandiri. Tapi kelakukannya terkadang suka kayak anak-anak, dalam artian gaya bicara, sikap, dan mungkin pemilihan aksesoris. Ya gitu deh. Ngerti kan maksudnya?

Suka Film Bertema Perempuan

Film-film kayak: Pertaruhan (At Stake), Perempuan Punya Cerita, Working Girls, A League of Their Own, The Color Purple
Berarti: Feminist atau tanpa disadari agak feminist. Dalam hatinya mungkin tipe cewek ini ingin bekerja di komnas perempuan dan selalu ingin berjuang demi kesetaraan gender. Biasanya tipe cewek ini langsung semangat begitu ngomong topik yang nyenggol masalah perempuan dan tidak segan-segan berdebat.

Suka Film Action

Film-film kayak: Film-film Jason Statham, Film-film Jackie Chan, Film-film Tony Jaa
Berarti: Mungkin cewek ini adalah cowok.

Suka Film Slasher/Horror/Gore

Film-film kayak: A Serbian Film, Cannibal Holocaust, apapun yang ada orang digorok secara realistis.
Berarti: Mungkin dia adalah psikopat. Kamu sudah nonton film Audition? Blum? Tonton deh.

Suka Film-Film Michel Gondry

Film-film kayak: Eternal Sunshine of the Spotless Mind, Be Kind Rewind, Science of Sleep, Tokyo!
Berarti: Hipster. Soalnya kayaknya keren aja kalo ngomong, “gue suka film-filmnya Gondry”.

Suka Film-Film yang Kamu Gak Tau

Film-film kayak: Film-filmnya Luis Bunuel, film-filmnya Ingmar Bergman, film-filmnya Francois Truffaut, film-filmnya Jean-Luc Godard. Lo tau film El Topo? Gak tau yah? Itu salah satu favorit gue juga sih.
Berarti: Film-snob. Dia akan membuat kamu merasa hina dan tidak layak berada di hadapannya kalo lagi ngomongin film. Dia akan menyebut film favorit kamu sepanjang masa (Transformers) adalah film sampah dan gak layak ada. Abis ngobrol sama dia, pulangnya kamu akan merasa hidup kamu selama ini sia-sia.

Tipe yang Gak Suka Film 

Film-film kayak: Ya gak ada. Kalo kamu ajak nonton dia bakal bilang, “Jangan pernah ajak gue nonton. Gue gak mau duduk gak ngapa-ngapain selama dua jam di dalem bioskop.”
Berarti: Biasanya yang kayak gini tipe nyentrik sih. Mungkin dia tipe yang kalo ketemu orang gak mau salaman karena tangan orang katanya “banyak kuman”. Mungkin dia tipe yang kalo kamu dateng ke rumahnya, kamu cuma boleh duduk di teras, karena kamu “bikin kotor”. Mungkin uang di dompetnya gambar pahlawannya ngadep ke sisi yang sama semua. Pokoknya aneh banget deh. Gak asik.
Ada yang kurang? Boleh lho ditambahin di comment. Monggo!

4 Mitos Salah yang Sering Dipercaya Cewek Tentang Cowok



Semua Cowok Suka Selingkuh

Mitosnya: Semua cowok itu suka selingkuh. Itu udah gen mereka. Coba aja kasih cewek ngangkang di depan mereka, pasti langsung selingkuh.
Faktanya: Gak semua cowok suka selingkuh lah. Gila aje. Banyak mungkin iya, tapi kenyataannya, menurut penelitian (liat di sini dan di sini), jumlah cewek yang suka selingkuh dan cowok yang suka selingkuh itu sama banyak lho. Selingkuh itu bukan berdasarkan apakah kamu cewek atau cowok, tapi lebih berdasarkan apakah hubungan kamu dengan si pasangan bahagia atau ngga. Dan gak semua cowok hubungannya gak bahagia dong.

Cowok Cuma Suka yg Seksi-Seksi Aja

Mitosnya: Ah cowok mah sukanya cuma sama cewek yang seksi doang. Maunya cuma sama yang kayak Kate Upton.
Ini cuma alasan supaya kita bisa masukin gambar Kate Upton
Faktanya: Ini ada benernya juga, tapi yang salah adalah tentang konsep seksinya itu sendiri. Apakah kita semua memiliki konsep seksi yang sama? Semua cowok punya konsep seksinya sendiri-sendiri. Pasti adalah di luar sana yang nganggep si Kate Upton ini “terlalu kurus” atau “keliatan bego”. Ada cowok-cowok yang nganggep cewek seksi adalah yang sedikit gemuk atau mungkin cewek seksi adalah cewek yang ngurusin duit. Beda-beda lah.

Cowok Gampang Move On

Mitosnya: Cowok kan gampang banget move on. Abis putus paling seminggu udah punya pacar lagi.
Faktanya: Lagi-lagi, gak semua cowok bisa kayak gini lah. Kalo patokannya cuma abis putus terus tiba-tiba udah punya pacar lagi, bukannya banyak banget cewek yang juga kayak gitu yah? Apakah itu artinya move on? Belum tentu juga bukan? Kamu tau istilah pelarian kan? Move on bukanlah sebuah hal yang mudah, apalagi kalo hubungannya berlangsung lama dan dalem. Cowok bisa jadi keliatan lebih tegar di luarnya, tapi di dalemnya mah sama aja.

Semua Cowok Sama Aja

Mitosnya: Semua cowok sama aja!
Faktanya: Kata-kata ini sebenernya cukup menyebalkan sih. Kenapa kalo berhubungan dengan yang jelek terus semua cowok jadi sama aja? Kenapa kamu gak bilang, “semua cowok sama aja: sama gantengnya sama Johnny Depp”? Itu bakal memudahkan hidup cowok-cowok yang kurang ganteng loh.
Demikianlah. Semoga berguna bagi kehidupan kamu di masa mendatang.

Arti di Balik Kalimat Cewe: Terserah!



Jadi gini, dalam pertemanan maupun percintaan dengan seorang wanita, kata-kata terserah sering kali diucapkan dalam berbagai situasi. Kita sudah sepakat sebelumnyakalau cewe itu lebih rumit dari aljabar kan ya? Nah pengaplikasian kata “terserah” ini juga bisa berbeda-beda arti, tergantung dari situasi dan kondisi kata tersebut terlontar. Misalnya gini:

Situasi 1

Sedang kencan, pulang jemput kuliah/kerja, belum makan, perut keroncongan.
Cewek  : Aduh aku laper banget.
Cowok : Mau makan dulu?
Cewek : Boleh
Cowok : Mau makan apa?
Cewek : Terserah.
Cowok : *masuk ke warteg*
Cewek : *merengut, judes, uring-uringan, makanannya ga diabisin, diem sepanjang jalan pulang*
Kalian pasti berpikir dong, kenapa nih kok jadi ngambek? Ketika ditanya kenapa, jawabnya gapapa (ini ntar kita bahas di artikel berikutnya ya, kata gapapa ini). Tapi manyunnya kayak ngegepin kamu selingkuh. Kenapa sih?
Ternyata Ini Artinya : Tawarin dulu dong beberapa jenis makanan, jangan langsung main belok ke warteg. Terus kok warteg sih ih. Gak romantis banget. Aku kan pengen steak. Candle light dinner kalo bisa. Ih kok ga ditawarin sih. Ih. Paling gak tawarin kek. Ih.

Situasi 2

Lagi sayang-sayangan ditelpon. Terus hape kamu yang satu lagi bunyi. Anak-anak ngajakin main futsal Jumat sore terus lanjut tanding PES 2012 atau FIFA 12 di rumah si Jono sampe pagi. Mumpung lagi telponan sama si pacar, sekalian bilang deh.
Cowok : Aku besok sore main sama anak-anak ya.
Cewek : Main apa *nada curiga*
Cowok : Futsal terus lanjut main ps di rumah Jono. Nginep.
Cewek : Terserah *nada dingin*
Cowok : Ok
Cewek : Eh udahan dulu ya aku disuruh mama nimba. *klik tutup telpon*
Hah? Apaan nih kok tutup telpon gak pake siapa-sayang-kamu-aku-sayang-kamu-cium-dulu-dong-kamu-aja-yang-tutup-telpon-ga-mau-kamu-aja-ah? Abis itu status fb dan twitternya galau-galau, semacam ‘cowok sama aja semuanya’ atau ‘I can do better without you!’ woh woh kenapa nih?
Ternyata Ini Artinya: Kok bikin rencana sendiri sih? Gak nanya dulu aku besok mau kemana? Siapa tau aku mau ajak nonton. Siapa tau aku mau nyalon? Belanja? Terus yang jemput siapa? Ih. Jumat malam basi dong? Ih. Terus main sama si Jono lagi. Kan dia tau aku gak suka si Jono. Bau ketek. Ntar si bebeb ketularan bau ketek si Jono lagi kalo pake nginep segala. Ih.

Situasi 3

Si cewek akan berulang tahun minggu depan. Kamu bingung mau kasih kado apa. Tanya aja lah ya biar ga ribet nebak-nebak dia lagi mau apa.
Cowok : Kamu mau kado apa?
Cewek : Terserah *sambil tersipu-sipu*
Cowok : hmmmm
Pas dia ulang tahun kamu kasih jaket. Abis kan dia suka pake tengtop dan hotpants, biar gak masuk angin. Biar kalo dia pake jaket itu jadi menghangatkan dirinya. Kayak kamu yang lagi meluk dia. Oh sungguh romantis. Eh tapi kok dia ga antusias pas buka kado kamu. Cuma bilang makasih. Gak langsung dipake jaketnya. Malah main henpon.  Manyun.
Ternyata Ini Artinya: Heh? Jaket? Indonesia panas kali. Terus ini kok modelnya kayak jumper cowo gini sih? Lagian sejak kapan sih aku suka pake jaket? Surprisenya mana? Cokelatnya mana? Bunga? Candle light dinner? Tiket ke Bali PP + Akomodasi?

Situasi 4

Memutuskan mau kencan kemana dan ngapain.
Cowok : Kita mau jalan-jalan kemana besok?
Cewek : Terserah
Cowok : Nonton?
Cewek : Terserah
Cowok : Makan sushi? Kan kamu ngidam tuh katanya kemarin
Cewek : Terserah
Cowok : Di rumah kamu aja nonton dvd?
Cewek : Terserah
Dengan inisiatif tinggi kamu memilih pilihan terakhir. Terserah kan berarti yang mana aja sama kan? Ya kan? Besoknya kamu datang kaosan celana pendekan bawa tumpukan dvd bajakan. Dia manyun. Lah? Gimana? Katanya terserah, kok pundung?
Ternyata Ini Artinya: Nonton dan sushi lah. Udah tau aku pengen sushi. Ah gimana sih? Ih. Masak pacaran di rumah. Katanya jalan-jalan. Kemana kek gitu, pantai.
Heu. Jangan tanya apa yang harus kalian lakukan kalau mendapat kata terserah dari cewe. Karena artikel ini cuma pengen ngasih tau artinya. Bukan solusinya. Karena sesungguhnya dibalik kerumitan memahami cewe, disitu justru letak serunya. Semoga berhasil!!

Arti Dibalik Kalimat Cewek: Gapapa!



Oke kembali lagi di balik arti kalimat cewek. Kali ini yang akan kita bahas adalah kata ‘Gapapa’ dalam berbagai situasi dan kondisi. Sesungguhnya, yang harus kamu perhatikan secara universal dari kata Gapapa ini adalah: APA APA. Itu pasti hukumnya, bagaikan waktu yang pasti berganti meskipun relatif di setiap orang. Sedap. Karena arti dari kata ini adalah tergantung dari nadanya. Ngerti gak? Jadi gini misalnya…

Situasi 1

Si cewek pulang malam dari kampus/kantor/mal/club sendirian. Minta jemput tapi kamu gak bisa karena lagi nganter mama/stuck di kantor/hujan gak ada mobil/main game lagi seru/nonton bola.
Cowok : Kamu gapapa kan pulang sendiri?
Cewek : Gapapa… *nada gantung*
Artinya:
Nada gantung ini biasanya disertai diam beberapa detik terus ada helaan napas, trus langsung buru buru matiin telpon. Nah kalo kayak gini berarti artinya : Dia bakalan langsung cari back up yang bisa jemput atau nganterin dia pulang. Kalo bapaknya atau abangnya yang jemput sih masih aman. Tapi bisa juga mantannya, gebetan atau cowo yang lagi naksir dia. Hati-hati.

Situasi 2

Si cewe lagi pundung seharian, misuh-misuh gak jelas dari pagi, memulai semua kalimat dengan decakan. Muka merengut, alis tabrakan. Membuat kamu bertanya :
Cowo : Kamu kenapa sih?
Cewe : GAPAPA! *membentak*
Artinya:
Nah, coba inget ini tanggal berapa. Sebagai kekasih yang baik, kamu harus tau kapan tanggal periode datang bulan pacar kamu. Tapi kalo setelah kamu cek ternyata tanggal aman dan dia tetep galak. Hmm jangan-jangan hari ini tanggal ulang tahun dia, mamanya, papanya, anjingnya atau peringatan kencan pertama kalian. Dan kamu lupa. Wah kacau itu.

Situasi 3

Kamu sama dia lagi becanda kelitik kelitikan sampe guling guling di ruang tamu rumahnya. Terus gak sengaja kamu nonjok mukanya sampe mimisan.
Cowo : Sayang kamu gapapa kaaan? Aku gak sengaja maaaf yaa.
Cewe : Gapapa *nangis*
Ya menurut lo nyet?
Begitu deh ya pokoknya, kalo cewek bilang ‘Gapapa’ apalagi pake nada sinis dan penekanan kata itu artinya ya jelas banget apa-apa. Nah, trus gimana cara menanganinya? Yaaah gimana yaa, kita juga gak tau sih. Gapapa yah?

Do’s & Don’ts Ketika Kangen Tingkat Tinggi



Kangen sama mantan pacar itu adalah hal yang wajar, apalagi kalo kamu baru-baru putus gitu. Nah, ketika kamu lagi kangen, mungkin kamu langsung berpikir untuk telepon atau dateng ke rumahnya untuk melepas rindu! Eits, tunggu dulu! Ada baiknya kamu membaca dulu do’s & don’ts dari MBDC untuk mengetahui apa saja hal yang bisa kamu lakukan dan apa yang sebaiknya tidak kamu lakukan.

Do’s:

  1. Memastikan apakah kamu udah siap berhubungan lagi sama mantan. Kalo belum, JANGAN telpon-telpon. Gangguin orang lagi damai aja.
  2. Melakukan kegiatan yang biasa dilakuin sama mantan, tapi sama orang lain (misal: telepon sama orang lain sampe ketiduran…semoga ada yang mau nemenin)
  3. Peluk-peluk guling/bantal sambil ngebayangin mantan kamu. Agak aneh sih sebenernya…tapi gak ada yang tau ini.
  4. Liat foto-foto masa lalu trus nangis. Itu agak-agak WTF gitu sih, tapi lebih baiklah daripada kamu ngerecokin orang.
  5. Melampiaskan kekangenan kamu sama binatang piaraan kamu. Ngajak-ngajak ngomong sendiri gitu deh.

Don’ts:

  1. Dateng ke rumahnya malem-malem, ngintip dia dari jendela kamar, terus masturbasi.
  2. Udah gak ngobrol lama, tau-tau telpon ngajakin ML.
  3. Melampiaskan ‘kekangenan’ kamu ke temen kamu yang gak tahu apa-apa. Kan kasihan.
  4. Melampiaskan ‘kekangenan’ kamu sama adek kamu. Kamu gila ya?
  5. Melampiaskan ‘kekangenan’ kamu sama binatang piaraan kamu. OK kita akan stop nulis artikel ini sekarang.
Pokoknya kalo kamu kangen sama mantan kamu…jangan aneh-aneh deh. Lakukan apa yang biasa dilakukan sama orang normal ajah.

4 Alasan Keren yang Bisa Kamu Gunakan Untuk Mutusin Pacar



“Kamu Ngebosenin. Aku Bosen Sama Kamu”

Akui saja: Ini sesungguhnya alasan yang paling masuk akal dan sebenernya alasan paling umum orang pengen putus. Cuma kamu pasti mikir dong: “Masa gue harus mutusin doi dengan alasan bosen sih? Kayaknya jahat banget gitu”. Ini salah! Justru, kalo sebenernya kamu bosen tapi kamu pake cari-cari alesan lain, apalagi alasannya mendiskreditkan pacar kamu, dosa kamu jadi dobel-dobel karena ditambah bohong. Kamu gak mau dosa dobel-dobel dan masuk neraka kan? Jadi mendingan jujur ajah. Kamu emang udah jahat gitu. Akuin ajalah.

“Inget Waktu Dulu Aku Nembak Kamu? Aku Bohong.”

Kamu: Sayang…
Pacar: Iya sayang?
Kamu: Inget gak waktu dulu aku nembak kamu?
Pacar: Inget dong. Mana mungkin aku lupa. Hihihihi…
Kamu: Iya, sebenernya waktu itu aku bohong tau. Aku cuma becanda doang. Aku gak ngira kamu bakal serius banget. Hihihihi. Kita putus aja ya?

“Aku Mau Jadi Pembela Kebenaran. Cinta Hanya Akan Menghalangiku.”

Seperti yang kamu sudah tau, kalo kamu mau jadi pembela kebenaran sejati, kamu tidak boleh berkompromi dengan yang namanya cinta. Kalo kamu berkompromi dengan cinta, maka nanti musuh-musuh kamu bisa menyerang pacar kamu dan ini sangat merugikan. Di satu sisi membuat kamu lemah dan di sisi lain kasian orang-orang ini jadi terkena imbas aksi kamu. Nah, maka dari itu kalo kamu mau jadi pembela kebenaran, kamu bisa menggunakan alasan ini. Keren!

“Aku Mau Menguasai Dunia”

Menguasai dunia bukanlah hal yang mudah. Kamu butuh konsentrasi dan dedikasi tinggi. Oleh karena itulah kamu bisa gunakan alasan ini untuk mutusin pacar kamu. Bilang aja bahwa kamu mau menguasai dunia dan bahwa pacar kamu gak ada dalam mega-plan kamu untuk menguasai dunia. Kalo pacar kamu emang sayang sama kamu, dia pasti ngerti kok.
Nah, jadi mulai hari ini gak ada lagi ya alasan bullshit buat mutusin pacar kamu. Ingat, di luar sana banyak alasan-alasan keren yang bisa kamu gunakan untuk putus! Selamat mencoba!

5 Alasan Basi Cewek Untuk Nolak Cowok


Alasan Orang Tua

Contoh: “Nyokap gue gak suka gue pacaran sama yg beda agama / beda ras / IP-nya jelek / miskin.
Sebenernya, kalo memang orang tua si cewek beneran ngomong gitu, situasi agak sulit sih buat kamu. Bukan berarti gak mungkin ya, tapi kita cuma bilang bahwa situasi jadi lebih sulit. Nah masalahnya, banyak cewek yang menggunakan alasan ini tanpa sebenernya bener-bener ada masalah semacam ini dengan orang tuanya. Bahkan mungkin orang tuanya belum tau kalo anaknya lagi dideketin sama kamu. Cuma si cewek tau aja, kalo dia menggunakan alasan ini, kamu akan langsung gentar dan (mudah-mudahan) mundur teratur. Kalo kamu ternyata tetep kekeuh mendekati dia, maka lanjut ke alasan andalan berikutnya:

Alasan Lagi Gak Pengen Pacaran

Contoh: “Mmm…sorry…sekarang ini gue emang lagi gak pengen pacaran aja sih…”
Trus dua minggu kemudian kamu dapet kabar kalo dia jadian sama cowok lain. Kalo ada cewek yang menggunakan alasan “lagi gak pengen pacaran”, itu artinya dia lagi gak pengen pacaran sama kamu. Bukan berarti dia gak pengen pacaran sama orang lain juga. Kalo ada yang dia suka mah dia mau banget pacaran.

Alasan Baru Putus

Contoh: “Gue kan baru aja putus…jadi kayaknya gak enak aja kalo langsung pacaran lagi…”
Di satu sisi, alesan ini emang ada benernya juga. Mungkin si cewek emang butuh waktu untuk refleksi kesalahan-kesalahan yang Ia buat di hubungan kemarin. Mungkin dia juga masih gak enak sama mantannya. Tapi mungkin juga dia pake alesan ini supaya kamu gak deket-deket aja sama dia. Kalo yang deketin dia ganteng dan wangi mah dia mau aja.

Alasan Ribet

Contoh: “Sorry banget, sekarang ini gue masih, kayak, butuh waktu buat settle down, kayak semuanya tuh masih gak jelas, gue masih butuh waktu untuk…apa ya? Lo ngerti kan maksud gue?”
Ini adalah alasan yang diutarakan cewek ketika dia tau persis kalo dia gak mau sama kamu tapi dia bingung alasannya apa. Dia mau banget sih ngomong kalo dia gak mau sama kamu karena kamu jelek, bau, dan miskin, tapi gak mungkin dong? Kayaknya jahat banget gitu. Jadi ya dia mencoba untuk menyusun sebuah kalimat penolakkan yang sopan, tapi mungkin dia gak begitu siap dan dia gugup, jadi…yah, keluarlah kata-kata ribet yang intinya cuma satu: “gue gak mau sama lo.”

Lo Udah Gue Anggap Sahabat / Kakak Gue Banget

Contoh: “Aduh gue gak bisa…Lo tuh udah gue anggep sahabat gue banget… Gue gak mau kehilangan sahabat gue sendiri…”
Dengan kata lain, selamat, kamu sudah masuk ke Friend Zone alias zona teman. Ucapkan selamat tinggal kepada impian kamu memacari cewek itu, karena selamanya dia akan menganggap kamu sebagai “sahabat”nya. Kayaknya ini adalah alasan paling basi yang ada di luar sana deh. Kalo kamu ditolak dengan alasan ini, mending kamu langsung bilang, “ah basi lo” trus cari gebetan lain deh.

Selasa, 06 Maret 2012

Pidato Bung Karno “Indonesia Menggugat” – Part 1


Paduka tuan Ketua yang mulia!
Sesudah tiga hari berturut-turut anggota-anggota Dokuritu Zyunbi Tyoosakai mengeluarkan pendapat-pendapatnya, maka sekarang saya mendapat kehormatan dari Paduka tuan Ketua yang mulia untuk mengemukakan pula pendapat saya.
Saya akan menetapi permintaan Paduka tuan Ketua yang mulia. Apakah permintaan Paduka tuan ketua yang mullia? Paduka tuan Ketua yang mulia minta kepada sidang Dokuritu Zyunbi Tyoosakai untuk mengemukakan dasar Indonesia Merdeka. Dasar inilah nanti akan saya kemukakan di dalam pidato saya ini.
Ma’af, beribu ma’af! Banyak anggota telah berpidato, dan dalam pidato mereka itu diutarakan hal-hal yang sebenarnya bukan permintaan Paduka tuan Ketua yang mulia, yaitu bukan dasarnya Indonesia Merdeka. Menurut anggapan saya, yang diminta oleh Paduka tuan ketua yang mulia ialah, dalam bahasa Belanda: “Philosofische grondslag” dari pada Indonesia merdeka. Philosofische grondslag itulah pundamen, filsafat, pikiran yang sedalam-dalamnya, jiwa, hasrat yang sedalam-dalamnya untuk di atasnya didirikan gedung Indonesia Merdeka yang kekal dan abadi. Hal ini nanti akan saya kemukakan, Paduka tuan Ketua yang mulia, tetapi lebih dahulu izinkanlah saya membicarakan, memberi tahukan kepada tuan-tuan sekalian, apakah yang saya artikan dengan perkataan “merdeka”. Merdeka buat saya ialah: “political independence”, politieke onafhankelijkheid. Apakah yang dinamakan politieke onafhankelijkheid?
Tuan-tuan sekalian! Dengan terus-terang saja saya berkata:
Tatkala Dokuritu Zyunbi Tyoosakai akan bersidang, maka saya, di dalam hati saya banyak khawatir, kalau-kalau banyak anggota yang – saya katakan didalam bahasa asing, ma’afkan perkataan ini – “zwaarwichtig” akan perkara yang kecil-kecil. “Zwaarwichtig” sampai -kata orang Jawa- “njelimet”. Jikalau sudah membicarakan hal yang kecil-kecil sampai njelimet, barulah mereka berani menyatakan kemerdekaan.
Tuan-tuan yang terhormat! Lihatlah di dalam sejarah dunia, lihatlah kepada perjalanan dunia itu. Banyak sekali negara-negara yang merdeka, tetapi bandingkanlah kemerdekaan negara-negara itu satu sama lain! Samakah isinya, samakah derajatnya negara-negara yang merdeka itu? Jermania merdeka, Saudi Arabia merdeka, Iran merdeka, Tiongkok merdeka, Nippon merdeka, Amerika merdeka, Inggris merdeka, Rusia merdeka, Mesir merdeka. Namanya semuanya merdeka, tetapi bandingkanlah isinya!
Alangkah berbedanya isi itu! Jikalau kita berkata: Sebelum Negara merdeka, maka harus lebih dahulu ini selesai, itu selesai, itu selesai, sampai njelimet!, maka saya bertanya kepada tuan-tuan sekalian kenapa Saudi Arabia merdeka, padahal 80% dari rakyatnya terdiri kaum Badui, yang sama sekali tidak mengerti hal ini atau itu. Bacalah buku Armstrong yang menceriterakan tentang Ibn Saud! Disitu ternyata, bahwa tatkala Ibn Saud mendirikan pemerintahan Saudi Arabia, rakyat Arabia sebagian besar belum mengetahui bahwa otomobil perlu minum bensin. Pada suatu hari otomobil Ibn Saud dikasih makan gandum oleh orang-orang Badui di Saudi Arabia itu!! Toch Saudi Arabia merdeka! Lihatlah pula – jikalau tuan-tuan kehendaki contoh yang lebih hebat – Soviet Rusia! Pada masa Lenin mendirikan Negara Soviet, adakah rakyat soviet sudah cerdas? Seratus lima puluh milyun rakyat Rusia, adalah rakyat Musyik yang lebih dari pada 80% tidak dapat membaca dan menulis; bahkan dari buku-buku yang terkenal dari Leo Tolstoi dan Fulop Miller, tuan-tuan mengetahui betapa keadaan rakyat Soviet Rusia pada waktu Lenin mendirikan negara Soviet itu. Dan kita sekarang disini mau mendirikan negara Indonesia merdeka. Terlalu banyak macam-macam soal kita kemukakan! Maaf, P. T. Zimukyokutyoo! Berdirilah saya punya bulu, kalau saya membaca tuan punya surat, yang minta kepada kita supaya dirancangkan sampai njelimet hal ini dan itu dahulu semuanya!
Kalau benar semua hal ini harus diselesaikan lebih dulu, sampai njelimet, maka saya tidak akan mengalami Indonesia Merdeka, tuan tidak akan mesngalami Indonesia merdeka, kita semuanya tidak akan mengalami Indonesia merdeka, – sampai dilobang kubur!
(Tepuk tangan riuh).
Saudara-saudara! Apakah yang dinamakan merdeka? Di dalam tahun ’33 saya telah menulis satu risalah, Risalah yang bernama “Mencapai Indonesia Merdeka”. Maka di dalam risalah tahun ’33 itu, telah saya katakan, bahwa kemerdekaan, politieke onafhankelijkheid, political independence, tak lain dan tak bukan, ialah satu jembatan emas. Saya katakan di dalam kitab itu, bahwa diseberangnya jembatan itulah kita sempurnakan kita punya masyarakat.
Ibn Saud mengadakan satu negara di dalam satu malam, – in one night only! -, kata Armstrong di dalam kitabnya. Ibn Saud mendirikan Saudi Arabia merdeka di satu malam sesudah ia masuk kota Riad dengan 6 orang! Sesudah “jembatan” itu diletakkan oleh Ibn saud, maka diseberang jembatan, artinya kemudian dari pada itu, Ibn Saud barulah memperbaiki masyarakat Saudi arabia. Orang tidak dapat membaca diwajibkan belajar membaca, orang yang tadinya bergelandangan sebagai nomade yaitu orang badui, diberi pelajaran oleh Ibn Saud jangan bergelandangan, dikasih tempat untuk bercocok-tanam. Nomade dirubah oleh Ibn Saud menjadi kaum tani, – semuanya diseberang jembatan.
Adakah Lenin ketika dia mendirikan negara Soviet-Rusia Merdeka, telah mempunyai Djnepprprostoff [1], dam yang maha besar di sungai Dnepr? Apa ia telah mempunyai radio-station, yang menyundul keangkasa? Apa ia telah mempunyai kereta-kereta api cukup, untuk meliputi seluruh negara Rusia?
Apakah tiap-tiap orang Rusia pada waktu Lenin mendirikan Soviet Rusia merdeka telah dapat membaca dan menulis? Tidak, tuan-tuan yang terhormat! Di seberang jembatan emas yang diadakan oleh Lenin itulah, Lenin baru mengadakan radio- station, baru mengadakan sekolahan, baru mengadakan Creche, baru mengadakan Djnepprostoff! Maka oleh karena itu saya minta kepada tuan-tuan sekalian, janganlah tuan-tuan gentar di dalam hati, janganlah mengingat bahwa ini danitu lebih dulu harus selesai dengan njelimet, dan kalau sudah selesai, baru kita dapat merdeka. Alangkah berlainannnya tuan-tuan punya semangat, – jikalau tuan-tuan demikian -, dengan semangat pemuda-pemuda kita yang 2 milyun banyaknya. Dua milyun pemuda ini menyampaikan seruan pada saya, 2 milyun pemuda ini semua berhasrat Indonesia Merdeka Sekarang!
(Tepuk tangan riuh).
Saudara-saudara, kenapa kita sebagai pemimpin rakyat, yang mengetahui sejarah, menjadi zwaarwichtig, menjadi gentar, pada hal semboyan Indonesia merdeka bukan sekarang saja kita siarkan? Berpuluh-puluh tahun yang lalu, kita telah menyiarkan semboyan Indonesia merdeka, bahkan sejak tahun 1932 dengan nyata-nyata kita mempunyai semboyan “INDONESIA MERDEKA SEKARANG”. Bahkan 3 kali sekarang, yaitu Indonesia Merdeka sekarang, sekarang, sekarang!
(Tepuk tangan riuh).
Dan sekarang kita menghadapi kesempatan untuk menyusun Indonesia merdeka, – kok lantas kita zwaarwichtig dan gentar hati!. Saudara -saudara, saya peringatkan sekali lagi, Indonesia Merdeka, political independence, politieke onafhankelijkheid, tidak lain dan tidak bukan ialah satu jembatan! Jangan gentar! Jikalau umpamanya kita pada saat sekarang ini diberikan kesempatan oleh Dai Nippon untuk merdeka, maka dengan mudah Gunseikan diganti dengan orang yang bernama Tjondro Asmoro, atau Soomubutyoo diganti dengan orang yang bernama Abdul Halim. Jikalau umpamanya Butyoo Butyoo diganti dengan orang-orang Indonesia, pada sekarang ini, sebenarnya kita telah mendapat political independence, politieke onafhankelijkheid, – in one night, di dalam satu malam! Saudara-saudara, pemuda-pemuda yang 2 milyun, semuanya bersemboyan: Indonesia merdeka, sekarang! Jikalau umpamanya Balatentera Dai Nippon sekarang menyerahkan urusan negara kepada saudara-saudara, apakah saudara-saudara akan menolak, serta berkata: mangke- rumiyin, tunggu dulu, minta ini dan itu selesai dulu, baru kita berani menerima urusan negara Indonesia merdeka?
(Seruan: Tidak! Tidak)
Saudara-saudara, kalau umpamanya pada saat sekarang ini balatentara Dai Nippon menyerahkan urusan negara kepada kita, maka satu menitpun kita tidak akan menolak, sekarangpun kita menerima urusan itu, sekarangpun kita mulai dengan negara Indonesia yang Merdeka!
(Tepuk tangan menggemparkan)
Saudara-saudara, tadi saya berkata, ada perbedaan antara Soviet-Rusia, Saudi Arabia, Inggris, Amerika dll. tentang isinya: tetapi ada satu yang sama, yaitu, rakyat Saudi Arabia sanggup mempertahankan negaranya. Musyik-musyik di Rusia sanggup mempertahankan negaranya. Rakyat Amerika sanggup mempertahankan negaranya. Inilah yang menjadi minimum-eis. Artinya, kalau ada kecakapan yang lain, tentu lebih baik, tetapi manakala sesuatu bangsa telah sanggup mempertahankan negerinya dengan darahnya sendiri, dengan dagingnya sendiri, pada saat itu bangsa itu telah masak untuk kemerdekaan. Kalau bangsa kita, Indonesia, walaupun dengan bambu runcing, saudara-saudara, semua siap-sedia mati, mempertahankan tanah air kita Indonesia, pada saat itu bangsa Indonesia adalah siap-sedia, masak untuk merdeka.
(Tepuk tangan riuh)
Cobalah pikirkan hal ini dengan memperbandingkannya dengan manusia. Manusia pun demikian, saudara-saudara! Ibaratnya, kemerdekaan saya bandingkan dengan perkawinan. Ada yang berani kawin, lekas berani kawin, ada yang takut kawin. Ada yang berkata: Ah saya belum berani kawin, tunggu dulu gajih F.500. Kalau saya sudah mempunyai rumah gedung, sudah ada permadani, sudah ada lampu listrik, sudah mempunyai tempat tidur yang mentul-mentul, sudah mempunyai sendok-garpu perak satu kaset, sudah mempunyai ini dan itu, bahkan sudah mempunyai kinder-uitzet, barulah saya berani kawin.
Ada orang lain yang berkata: saya sudah berani kawin kalau saya sudah mempunyai meja satu, kursi empat, yaitu “meja-makan”, lantas satu zitje, lantas satu tempat tidur.
Ada orang yang lebih berani lagi dari itu, yaitu saudara-saudara Marhaen! Kalau dia sudah mempunyai gubug saja dengan tikar, dengan satu periuk: dia kawin. Marhaen dengan satu tikar, satu gubug: kawin. Sang klerk dengan satu meja, empat kursi, satu zitje, satu tempat-tidur: kawin. Sang Ndoro yang mempunyai rumah gedung, elektrische kookplaat, tempat tidur, uang bertimbun-timbun: kawin. Belum tentu mana yang lebih gelukkig, belum tentu mana yang lebih bahagia, sang Ndoro dengan tempat tidurnya yang mentul-mentul, atau Sarinem dan Samiun yang hanya mempunyai satu tikar dan satu periuk, saudara-saudara!
(Tepuk tangan, dan tertawa)
Saudara-saudara, soalnya adalah demikian: kita ini berani merdeka atau tidak?? Inilah, saudara-saudara sekalian, Paduka tuan ketua yang mulia, ukuran saya yang terlebih dulu saya kemukakan sebelum saya bicarakan hal-hal yang mengenai dasarnya satu negara yang merdeka. Saya mendengar uraian P.T. Soetardjo beberapa hari yang lalu, tatkala menjawab apakah yang dinamakan merdeka, beliau mengatakan: kalau tiap-tiap orang di dalam hatinya telah merdeka, itulah kemerdekaan. Saudara-saudara, jika tiap-tiap orang Indonesia yang 70 milyun ini lebih dulu harus merdeka di dalam hatinya, sebelum kita dapat mencapai political independence, saya ulangi lagi, sampai lebur kiamat kita belum dapat Indonesia merdeka!
(Tepuk tangan riuh).
Di dalam Indonesia merdeka itulah kita memerdekakakan rakyat kita!! Di dalam Indonesia Merdeka itulah kita memerdekakan hatinya bangsa kita! Di dalam Saudi Arabia Merdeka, Ibn Saud memerdekakan rakyat Arabia satu persatu. Di dalam Soviet-Rusia Merdeka Stalin memerdeka-kan hati bangsa Soviet-Rusia satu persatu.
Saudara-saudara! Sebagai juga salah seorang pembicara berkata: kita bangsa Indonesia tidak sehat badan, banyak penyakit malaria, banyak dysenterie, banyak penyakit hongerudeem, banyak ini banyak itu. “Sehatkan dulu bangsa kita, baru kemudian merdeka”.
Saya berkata, kalau inipun harus diselesaikan lebih dulu, 20 tahun lagi kita belum merdeka. Di dalam Indonesia Merdeka itulah kita menyehatkan rakyat kita, walaupun misalnya tidak dengan kinine, tetapi kita kerahkan segenap masyarakat kita untuk menghilangkan penyakit malaria dengan menanam ketepeng kerbau. Di dalam Indonesia Merdeka kita melatih pemuda kita agar supaya menjadi kuat, di dalam Indonesia Merdeka kita menyehatkan rakyat sebaik-baiknya. Inilah maksud saya dengan perkataan “jembatan”. Di seberang jembatan, jembatan emas, inilah, baru kita leluasa menyusun masyarakat Indonesia merdeka yang gagah, kuat, sehat, kekal dan abadi.
Tuan-tuan sekalian! Kita sekarang menghadapi satu saat yang maha penting. Tidakkah kita mengetahui, sebagaimana telah diutarakan oleh berpuluh-puluh pembicara, bahwa sebenarnya internationalrecht, hukum internasional, menggampangkan pekerjaan kita? Untuk menyusun, mengadakan, mengakui satu negara yang merdeka, tidak diadakan syarat yang neko-neko, yang menjelimet, tidak!. Syaratnya sekedar bumi, rakyat, pemerintah yang teguh! Ini sudah cukup untuk internationalrecht. Cukup, saudara-saudara. Asal ada buminya, ada rakyatnya, ada pemerintahnya, kemudian diakui oleh salah satu negara yang lain, yang merdeka, inilah yang sudah bernama: merdeka. Tidak peduli rakyat dapat baca atau tidak, tidak peduli rakyat hebat ekonominya atau tidak, tidak peduli rakyat bodoh atau pintar, asal menurut hukum internasional mempunyai syarat-syarat suatu negara merdeka, yaitu ada rakyatnya, ada buminya dan ada pemerintahnya, – sudahlah ia merdeka.
Janganlah kita gentar, zwaarwichtig, lantas mau menyelesaikan lebih dulu 1001 soal yang bukan-bukan! Sekali lagi saya bertanya: Mau merdeka apa tidak? Mau merdeka atau tidak?
(Jawab hadlirin: Mau!)
Saudara-saudara! Sesudah saya bicarakan tentang hal “merdeka”, maka sekarang saya bicarakan tentang hal dasar.
Paduka tuan Ketua yang mulia! Saya mengerti apakah yang paduka tuan Ketua kehendaki! Paduka tuan Ketua minta dasar, minta philosophischegrondslag, atau, jikalau kita boleh memakai perkataan yang muluk-muluk, Paduka tuan Ketua yang mulia meminta suatu “Weltanschauung”, diatas mana kita mendirikan negara Indonesia itu.
Kita melihat dalam dunia ini, bahwa banyak negeri-negeri yang merdeka, dan banyak diantara negeri-negeri yang merdeka itu berdiri di atas suatu “Weltanschauung”. Hitler mendirikan Jermania di atas “national-sozialistische Weltanschauung”, – filsafat nasional-sosialisme telah menjadi dasar negara Jermania yang didirikan oleh Adolf Hitler itu. Lenin mendirikan negara Soviet diatas satu “Weltanschauung”, yaitu Marxistische, Historisch- materialistische Weltanschaung. Nippon mendirikan negara negara dai Nippon di atas satu “Weltanschauung”, yaitu yang dinamakan “Tennoo Koodoo Seishin”. Diatas “Tennoo Koodoo Seishin” inilah negara dai Nippon didirikan. Saudi Arabia, Ibn Saud, mendirikan negara Arabia di atas satu “Weltanschauung”, bahkan diatas satu dasar agama, yaitu Islam. Demikian itulah yang diminta oleh paduka tuan Ketua yang mulia: Apakah “Weltanschauung” kita, jikalau kita hendak mendirikan Indonesia yang merdeka?
Tuan-tuan sekalian, “Weltanschauung” ini sudah lama harus kita bulatkan di dalam hati kita dan di dalam pikiran kita, sebelum Indonesia Merdeka datang. Idealis-idealis di seluruh dunia bekerja mati-matian untuk mengadakan bermacam-macam “Weltanschauung”, bekerja mati-matian untuk me”realiteitkan”"Weltanschauung” mereka itu. Maka oleh karena itu, sebenarnya tidak benar perkataan anggota yang terhormat Abikusno, bila beliau berkata, bahwa banyak sekali negara-negara merdeka didirikan dengan isi seadanya saja, menurut keadaan, Tidak! Sebab misalnya, walaupun menurut perkataan John Reed: “Soviet-Rusia didirikan didalam 10 hari oleh Lenin c.s.”, – John Reed, di dalam kitabnya:”Ten days that shook the world”, “sepuluh hari yang menggoncangkan dunia” -, walaupun Lenin mendirikan Soviet-Rusia di dalam 10 hari, tetapi “Weltanschauung”nya, dan di dalam 10 hari itu hanya sekedar direbut kekuasaan, dan ditempatkan negara baru itu diatas “Weltanschauung” yang sudah ada. Dari 1895 “Weltanschauung” itu telah disusun. Bahkan dalam revolutie 1905, Weltanschauung itu “dicobakan”, di “generale-repetitie-kan”.
Lenin di dalam revolusi tahun 1905 telah mengerjakan apa yang dikatakan oleh beliau sendiri “generale-repetitie” dari pada revolusi tahun 1917. Sudah lama sebelum 1917, “Weltanschaung” itu disedia-sediakan, bahkan diikhtiar-ikhtiarkan. Kemudian, hanya dalam 10 hari, sebagai dikatakan oleh John Reed, hanya dalam 10 hari itulah didirikan negara baru, direbut kekuasaan, ditaruhkan kekuasaan itu di atas “Weltanschauung” yang telah berpuluh-puluh tahun umurnya itu. Tidakkah pula Hitler demikian?
Di dalam tahun 1933 Hitler menaiki singgasana kekuasaan, mendirikan negara Jermania di atas National-sozialistische Weltanschauung. Tetapi kapankah Hitler mulai menyediakan dia punya “Weltanschauung” itu? Bukan di dalam tahun 1933, tetapi di dalam tahun 1921 dan 1922 beliau telah bekerja, kemudian mengikhtiarkan pula, agar supaya Naziisme ini, “Weltanschauung” ini, dapat menjelma dengan dia punya “Munschener Putsch”, tetapi gagal. Di dalam 1933 barulah datang saatnya yang beliau dapat merebut kekuasaan, dan negara diletakkan oleh beliau di atas dasar”Weltanschauung” yang telah dipropagandakan berpuluh-puluh tahun itu.
Maka demikian pula, jika kita hendak mendirikan negara Indonesia Merdeka, Paduka tuan ketua, timbullah pertanyaan: Apakah “Weltanschauung” kita, untuk mendirikan negara Indonesia Merdeka diatasnya? Apakah nasional-sosialisme? Apakah historisch-materialisme? Apakah San Min Chu I, sebagai dikatakan doktor Sun Yat Sen?
Di dalam tahun 1912 Sun Yat Sen mendirikan negara Tiongkok merdeka, tetapi “Weltanschauung”nya telah dalam tahun 1885, kalau saya tidak salah, dipikirkan, dirancangkan. Di dalam buku “The three people”s principles” San Min Chu I, – Mintsu, Minchuan, Min Sheng, – nasionalisme, demokrasi, sosialisme,- telah digambarkan oleh doktor Sun Yat Sen Weltanschauung itu, tetapi baru dalam tahun 1912 beliau mendirikan negara baru diatas “Weltanschauung” San Min Chu I itu, yang telah disediakan terdahulu berpuluh-puluh tahun.
Kita hendak mendirikan negara Indonesia merdeka di atas “Weltanschauung” apa? Nasional-sosialisme-kah, Marxisme-kah, San Min Chu I-kah, atau “Weltanschauung’ apakah?
Saudara-saudara sekalian, kita telah bersidang tiga hari lamanya, banyak pikiran telah dikemukakan, – macam-macam – , tetapi alangkah benarnya perkataan dr Soekiman, perkataan Ki Bagoes Hadikoesoemo, bahwa kita harus mencari persetujuan, mencari persetujuan faham. Kita bersama-sama mencari persatuan philosophischegrondslag, mencari satu “Weltanschauung” yang kita semua setuju. Saya katakan lagi setuju! Yang saudara Yamin setujui, yang Ki Bagoes setujui, yang Ki Hajar setujui, yang sdr. Sanoesi setujui, yang sdr. Abikoesno setujui, yang sdr. Lim Koen Hian setujui, pendeknya kita semua mencari satu modus. Tuan Yamin, ini bukan compromis, tetapi kita bersama-sama mencari satu hal yang kita ber-sama-sama setujui. Apakah itu? Pertama-tama, saudara-saudara, saya bertanya: Apakah kita hendak mendirikan Indonesia merdeka untuk sesuatu orang, untuk sesuatu golongan?
Mendirikan negara Indonesia merdeka yang namanya saja Indonesia Merdeka, tetapi sebenarnya hanya untuk mengagungkan satu orang, untuk memberi kekuasaan kepada satu golongan yang kaya, untuk memberi kekuasaan pada satu golongan bangsawan?
Apakah maksud kita begitu? Sudah tentu tidak! Baik saudara-saudara yang bernama kaum kebangsaan yang disini, maupun saudara-saudara yang dinamakan kaum Islam, semuanya telah mufakat, bahwa bukan yang demikian itulah kita punya tujuan. Kita hendak mendirikan suatu negara “semua buat semua”. Bukan buat satu orang, bukan buat satu golongan, baik golongan bangsawan, maupun golongan yang kaya, – tetapi “semua buat semua”. Inilah salah satu dasar pikiran yang nanti akan saya kupas lagi. Maka, yang selalu mendengung di dalam saya punya jiwa, bukan saja di dalam beberapa hari di dalam sidang Dokurutu Zyunbi Tyoosakai ini, akan tetapi sejak tahun 1918, 25 tahun yang lebih, ialah: Dasar pertama, yang baik dijadikan dasar buat negara Indonesia, ialah dasar kebangsaan.
……to be continue